Unsur-Unsur di Dalam Resensi Buku - Kuresensi.xyz

January 1, 2023

Unsur-Unsur di Dalam Resensi Buku

 


Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menerangkan makna resensi sebagai pertimbangan atau pembicaraan tentang buku atau ulasan buku.


H. Dalman dalam buku Keterampilan Menulis (2016) menjelaskan resensi yaitu tulisan ilmiah yang membahas isi dari sebuah buku, termasuk keunggulan dan kelemahannya untuk diberitahuan kepada para pembaca.


Tujuan resensi

Resensi memiliki beberapa tujuan dalam penulisannya, di antaranya:


*) Mengajak pembaca berpikir, merenung, dan berdiskusi lebih lanjut tentang substansi dalam suatu karya yang diulas.


*) Memberikan pertimbangan kepada para pembaca mengenai kekurangan dan kelebihan buku.


*) Memberikan informasi detail tentang sebuah karya berkaitan dengan nama pengarangnya, tahun terbitnya, latar belakang pengarang, proses kekaryaan, atau hubungan dengan karya lain yang sejenis.


*) Memberi pemahaman komprehensif tentang suatu karya melalui sudut pandang penulis resensi.


Baca juga: Mengapa Ada Kumpulan Hukum Alam Tertentu?


Unsur-unsur resensi

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberikan penjelasan mengenai unsur-unsur resensi buku sebagai berikut:


Judul sinopsis

Judul dapat menjadi penentu suatu karya itu menarik atau tidak, begitu juga pada resensi. Judul yang menarik akan menjiwai seluruh isi tulisan sehingga menjadi unsur penting dalam menentukan baik tidaknya suatu resensi.


Data buku

Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam penulisan data atau identitas buku, di antaranya:

*) Judul buku

*) Pengarang/Penyusun

*) Penerbit

*) Tahun terbit

*) Dimensi buku

*) Harga buku


Baca juga: Melawan Industrialisasi Pendidikan

 

Sinopsis

Sinopsis adalah penjelasan singkat buku dengan suatu kutipan singkat disertai dengan kelemahan dan keunggulan buku, rumusan kerangka buku dan bahasa yang digunakan.


Kepengarangan

Kepengarangan dalam resensi buku dimaksudkan untuk menjelaskan perjalanan tentang pengarang. Kepengerangan dalam resensi buku biasanya menjelaskan tentang pengarang, riwayat hidupnya, karya-karyanya, dan biografi singkat pengarang.


Resensi yang berhasil ditunjukkan manakala pembaca tertarik dengan resensi yang disajikan. Gaya bercerita seorang penulis resensi harus informatif sekaligus persuasif sehingga mampu menghadirkan selling point dari suatu resensi.


Penulis resensi juga perlu menuliskan kekurangan dari suatu buku dalam resensinya. Tuliskan suatu opini berkaitan dengan kerangka, tinjauan buku, atau kesalahan cetak pada suatu buku.


Selama kekurangan itu disampaikan dengan objektif dan tidak untuk menjelekkan masih diperbolehkan dalam penyajian resensi.


Penutup

Bagian ini, penulis resensi dapat memberikan kalimat dan diksi yang sifatnya persuasif kepada pembaca agar mereka tertarik untuk membeli dan memiliki karya yang diresensi.


Tentu saja ajakan yang disampaikan harus logis dan objektif, tidak perlu memaksa secara frontal kepada pembaca agar tulisan tetap natural.

No comments:

Post a Comment